Lestarikan Sumber Air untuk Anak Cucu Kita!!

Air merupakan sumber kehidupan utama bagi manusia. Manusia dapat bertahan berhari-hari tanpa memakan apapun namun tidak dengan minum. Mengapa demikian? Karena memang sebagian tubuh manusia adalah air. Image Karena itu penting bagi kita untuk meminum air dan tentunya dengan keualitas yang baik.

Menurut departemen kesehatan, syarat-syarat air minum adalah tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak mengandung logam berat. Sumber air minum di Indonesia secara umum dibagi dua, yaitu:

a. Air Tanah

Merupakan air yang berasal dari dalam tanah dan cara pengambilannya yaitu dengan pengeboran lalu disedot dengan pompa air. Air tanah memiliki kandungan kontaminan yang bervariatif seperti mangan, besi, nitrat dan nitrit yang sulit dikontrol.

b. Air PAM

Bersumber dari sungai ataupun air tanah yang kemudian diolah oleh perusahaan air minum (PDAM).  Air ini diolah dengan maksud agar bakteri berbahaya terbunuh dan biasanya untuk dapat membunuh bakeri digunakan larutan kimia klorin.

Dengan sumber air minum yang tersedia di Indonesia dan melihat Indonesia merupakan negara khatulistiwa tentunya kebutuhan air masyarakat Indonesia dapat terpenuhi. Namun apa yang terjadi saat ini?? Justru kelangkaan air terjadi di sebagian wialayah Indonesia. Pada bulan Agustus 2012, kekeringan terjadi di Jawa Tengah yang mengakibatkan kelangkaan air bersih, bahkan air di sejumlah waduk dan bendungan menyusut parah. Ada lima kabupaten kota di Jateng yang telah mengajukan permintaan bantuan air bersih adalah Kabupaten Blora (216 desa di 16 kecamatan), Kabupaten Banjarnegara (175 desa dari 10 kecamatan), Kabupaten Rembang (133 desa di 14 kecamatan), Kabupaten Grobogan (103 desa dari 15 kecamatan) dan Kabupaten Purbalingga (77 desa di 16 kecamatan). Sungguh mengenaskan melihat fakta bahwa di Indonesia negara yang kaya akan sumber alamnya terjadi kekeringan. Tentunya terjadinya kelangkaan air minum di Indonesia tidak terjadi begitu saja banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kelangkaan tersebut.

Faktor Penyebab terjadinya kelangkaan air minum

a. Perilaku Manusia

Berdasarkan buku Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu, Kodoatie, faktor utama krisis air adalah perilaku manusia guna mencukupi kebutuhan hidup yaitu perubahan tata guna lahan untuk keperluan mencari nafkah dan tempat tinggal. Di Indonesia, masyarakat menyediakan air minum secara mandiri. Selain itu masyarakat masih menganggap air bersih sebagai benda sosial. Pada umumnya masyarakat belum memahami prinsip perlindungan sumber air minum pada skala rumah tangga maupun lingkungan dan menganggap bahwa air hanya urusan pemerintah atau PDAM saja, sehingga tidak tergerak untuk masalah air minum secara bersama. Semakin hari populasi manusia di Indonesia semakin bertambah dan tentunya kebutuhan akan air minum pun semakin bertambah. Namun ternyata pertumpuhan yang pesat tidak diimbangi dengan tersedianya air minum bersih. Banyak terjadi kerusakan dan pencemaran sumber daya air dan jumlah populasi yang banyak berdampak pada sanitasi yang buruk yang tentunya berpengaruh besar pada kualitas air.

b. Kerusakan Lingkungan

  • Penggundulan Hutan
  • Perubahan kawasan resapan air menjadi perumahan
  • Praktek praktek pertanian yang kurang tepat, yang menyebabkan air terus mengalir sebelum dapat ditangkap (daerah tangkapan yang buruk)
  • Pencemaran Lingkungan
  • Global Warming

c. Manajemen Pengelolaan Air yang Kurang Baik

  • Kurangnya koordinasi antara institusi terkait

Banyaknya instituisi yang terlibat dan tumpang tindihnya pengambilan kebijakan tentang air oleh berbagai departemen yang ada dan ditambah lagi kurangnya koordinasi antara instituisi tersebut menyebabkan kegagalan program pembangunan Indonesia di sektor air.

  • Anggaran yang tidak mencukupi

Menurut Departemen Kesehatan, selama 30 tahun terakhir anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan sanitasi (termasuk penyediaan air bersih) hanya sekitar 820 juta dolar AS atau setara dengan Rp 200 per orang per tahun. Padahal kebutuhannya mencapai Rp 470 per rupiah per tahun. Dalam APBN tahun 2008, anggaran untuk sanitasi hanya 1/214 dari anggaran subsidi BBM. Dari anggaran tersebut tampak bahwa pemerintah belum melihat anggaran untuk perbaikan sanitasi sebagai investasi. Padahal menurut WHO setiap US$ 1 investasi di sanitasi dan air bersih akan memberikan manfaat ekonomi sebesar US$ 8 dalam bentuk peningkatan produktivitas dan waktu, berkurangnya angka kasus penyakit dan kematian.

  • Buruknya Kinerja PDAM

Dalam memberikan pelayanan PDAM masih mengalami kendala, baik aspek teknis (air baku, unit pengolah dan jaringan distribusi yang sudah tua, tingkat kebocoran, dan lain lain) maupun aspek non teknis (status kelembagaan PDAM, utang, sulitnya menarik investasi swasta, pengelolaan yang tidak berprinsip kepengusahaan, tarif tidak full cost recovery dan lain lain. Berdasarkan fakta yang ada sekitar 400 PDAM yang tersebar di seluruh Indonesia hanya sekitar 10 persen yang dapat beroperasi dengan prima. Tahun 2007 terdapat 80 perusahaan sehat, 116 perusahaan kurang sehat, 139 sakit, dari total 35 PDAM yang ada di Indonesia. Hingga kini PDAM masih mengalami masalah kebocoran air hingga 40-50 persen.

198681_291015517669196_1176727402_n

Intake PDAM di Ciliwung Pejaten Timur yang sudak berhenti operasi lebih 20 tahun yang lalu

source: green.kompasiana.com

Menurut pakar, diperkirakan beberapa tahun ke depan air akan menjadi barang mewah jika pertambahan jumlah penduduk tidak diseimbangi dengan pasokan kebutuhan air bersih.  Akibat dari itu air yang merupakan sumber kehidupan bagi manusia dan makhluk hidup dapat menjadi pemicu konflik.

Kelangkaan air di beberapa kota Indonesia memang sudah menjadi kenyaataan yang tak terelakkan. Kekurangan air bersih menjadi peristiwa rutin terjadi di setiap musim kemarau. Hampir 65 persen penduduk Indonesia menetap di pulau jawa namun potensi air yang dimiliki hanyalah 4,5 persen dari total potensi air di Indonesia. Jika kita tidak menjaga kelestarian sumber air minum maka akan diperkirakan kesulitan mencari air bersih karena dua dasawarsa berikutnya air yang digunakan manusia meningkat 40 persen dan 17 persen lebih pasokan air di pergunakan untuk meningkatkan pangan dan populasi. Selain itu akibat dari kelangkaan air bersih yaitu akan timbul berbagai macam penyakit dan terjadi kemiskinan.

Karenanya kita haruslah sadar dari sekarang, bahwa menjaga sumber air itu sangat penting. Jika pada saat ini saja sudah terjadi kesulitan mencari air, bagaimana dengan anak cucu kita kelak?? akankah mereka semakin mudah mendapatkan air bersih atau justru mereka akan semakin kesulitan mencari air. Mau tak mau kita haruslah sadari itu jangan sampai karena kesalahan kita anak cucu kita justru mendapat kesengsaraan karena kesalahan yang kita perbuat.

Sebebagaimana telah diuraikan tentang fakta kelangkaan air bersih dan akibatnya, akan dijelaskan bagaimana meningkatkan cadangan air yaitu

a. Pembendungan (dam,waduk,kanal)

b. Hujan Buatan

c. Desalinasi

d. Pengelolaan DAS

e. Penghematan pemakaian air

f.  Sumur resapan

g. Membangun daerah resapan air

Uraian diatas merupakan cara-cara untuk meningkatkan cadangan air, namun cara tersebut hanyalah untuk meningkatkan cadangan air tidak menjaga kualitas air agar bersih. Untuk menjaga kualitas air kita tetap bersih kita dapat menggunakan Pure It Water Purifier.

Mengapa harus Pureit?

Pureit menggunakan teknologi canggih 4 tahap pemurnian air Teknologi Germkill  yang menghasilkan air yang benar-benar aman dan terlindungi dari virus dan bakteri.

4 Tahap pemurnian air
1.  Saringan Serat Mikro
menghilangkan kotoran
2. Filter Karbon Aktif
menghilangkan parasit dan pestisida berbahaya
3. Prosessor Pembunuh Kuman
Dengan programmed disinfection technology menghilangkan bakteri dan virus berbahaya yang tidak terlihat.
4. Penjernih
Membuat air jernih, tidak berbau dengan rasa yang alami.
Dengan adanya Pureit yang diproduksi oleh Unilever, kita tidak perlu repot dan khawatir menyiapkan air minum yang sehat dan aman untuk keluarga kita. Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari pureit, yaitu
1. Menghilangkan bakteri, virus dan parasit
2. Tanpa galon (lebih praktis dan hemat)
3. Tanpa gas
4. Harga terjangkau
5. Tidak perlu memasak air
6. Ait yang jernih dengan rasa alami
7. Tanpa listrik
8. Mudah dipakai
Menjaga kelestarian air sangatlah penting bagi kita dan cara terbaik yang dapat dilakukan yaitu dengan menjaga kelestarian lingkungan kita agar mendapatkan air bersih dan kita dapat hidup lebih sehat. Dan yang terpenting ingat anak cucu kita jangan sampai mereka mendapatkan pasokan air yang bersih.  Jangan lupa juga gunakan Pureit agar kualitas air semakin baik dan tentunya kualitas hidup juga meningkat dan hidup lebih sehat.🙂

JAGALAH LINGKUNGAN KITA, JAGALAH SUMBER AIR KITA DEMI ANAK CUCU KITA

1ed2e73f4adfbbe8830d806aaca153d1_banner-lomba-pureit-300

Sumber:

http://www.pureitwater.com/ID/

http://amikom.ac.id/research/index.php/SSI/article/view/5640/4292

http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ling1111/masalah%20sda.htm

http://lifestyle.kompasiana.com/urban/2012/05/21/krisis-air-mengancam-indonesia/

http://id.wikipedia.org/wiki/Air_bersih

http://deebacalah.blogspot.com/2012/11/manfaat-dan-pentingnya-air-bagi-tubuh.html

http://www.metrotvnews.com/read/news/2012/08/05/101046/Kekeringan-Makin-Parah-di-Jateng

http://www.unhas.ac.id/hasbi/TOT-Atm-eSpr/eSpring%20TTT/Sumber%20air%20minum%20di%20Indonesia%20secara%20umum%20dibagi%20dua.pdf

http://air.bappenas.go.id/main/doc/pdf/makalah/Potensi%20Sumber%20Daya%20Air%20Indonesia.pdf

http://www.garutkab.go.id/download_files/article/Pengaruh%20Perubahan%20Iklim%20dan%20Krisis%20Air%20Bersih.pdf

http://green.kompasiana.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s