Kenapa sih harus baca Al-Qur’an?

Sesungguhnya tidak bisa memendung orang-orang yang menghafal Al-Qur’an di Mesir dibandingkan orang-orang nasrani yang mendalami injil di Eropa.

Ungkapan Laura seorang orientalis

Apakah yang kalian pahami setelah membaca kalimat itu kawan?? apakah kalian semakin tertantang untuk menghafal Al-qur’an? semoga kalian mempunyai perasaan itu ya kawan.

Hmm kenapa sih aku memulai tulisan ini dengan kalimat tersebut?? Karena setelah aku mendengar kalimat tersebut aku memaknai jika seluruh umat muslim di dunia ini mau menghafalkan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup tentunya umat islam ini akan maju. Namun kenyataan tidak menunjukkan seperti itu, sekrang bahkan orang muslim banyak yang menjauh dari Al-Quran. Bahkan aku pernah mendengar dari seorang teman bahwa 89% orang di dunia ini tidak membaca Al-Qur’an, astagfirullah sungguh miris sekali kawan mendengar hal itu. Itulah pertanyaan terbesar buat kita seluruh umat muslim di dunia, kenapa sih banyak orang yang tidak membaca al-quran? padahal Al-Quran adalah pedoman hidup kita.

Tahukan kawan bahwa dulu sahabat nabi Umar ibn Khattab senantiasa mengukur jarak dengan surat, Ali bin Abi Thalib disebut bapaknya ilmu karena kefakihannya (kepahaman) terhadap Al-Qur’an, Utsman bin Affan menghabiskan shalat malam membaca 30 juz dan Ubaid bin Ka’ab mendapat salam langsung dari Allah Swt karena kedekatannya dengan Al-Qur’an.

Subhanallah sekali kawan, beliau-beliau karena hanya dekat dengan Al-Qur’an mendapatkan kenikmatan seperti itu. Lalu bagaimana dengan kita kawan, apakah kita tidak mau seperti itu?? Seharusnya kita punya perasaan seperti itu, kenapa? karena sesungguhnya kita berdakwah itu menyampaikan apa yang di dalam al-Qur’an.

Berdasarkan surat Al Fatir ayat 32 terdapat tiga kategori orang dalam menyikapi Al-Qur’an

  1. Orang yang ridak bisa mengambil manfaat dari Al-Qur’an, hanya mengimani saja. Golongan ini termasuk orang yang merugi.
  2. Orang yang pertengahan. Golongan ini adalah orang-orang yang terkadang mengambil manfaat Al-qur’an dan kadang tidak mengambil sama sekali, dan orang-orang ini memiliki kesalahan dan kebaikan setara,
  3. Orang yang cepat merespon panggilan Al-Qur’an

Selain kategori yang disebutkan dalam Al-quran, masih ada 4 jenis orang dalam menyikapi Al-Qur’an

  1. Orang yang mengakui keberadaan Allah, Al-Qur’an tahu kemuliaannya serta keutamaan bahkan saking menganggap Al-Qur’an itu mulia orang tidak membacanya
  2. Orang yang paham Al-Qur’an dengan segala keberkahan dan keutamaan serta tahu bahwa itu petunjuk tapi tidak ada aksi nyata.
  3. Paham Al-Qur’an dengan segala keutamaan, kemuliaan berta’amul (berinteraksi) dengan Al-qur’an tetapi itu terjadi di zaman dahulu.
  4. Paham Al-Qur’an, kedudukan, kemuliaan, keutamaan senantiasa berta berta’amul hingga napas terakhirnya, bahkan sampai bertemu dengan Allah.

Poin-poin tersebut merupakan berbagai macam sikap manusia dengan Al-qur’an. Termasuk yang manakah kalian kawan? semoga kita termasuk golongan yang terbaik ya kawan, amiin. Agar kita mencapai poin tersbut kita perlu usaha keras kawan tidak mungkin langsung makjleb langsung. Nah kawan ada nih trik-triknya untuk menjadi golongan terbaik tersebut, cara yang terbaik adalah BERDOA dan ini kawan doanya

Ya Allah jadikanlah Al-Qur’an teman kami di dunia dan syafaat di hari akhir

So guys dengan apa yang dituliskan diatas apakah kita masih mau untuk tidak dekat-dekat dengan Al-Qur’an? nah mari kita renungkan lagi kawan dan saat kita merenungkan hal ini ingatlah bahwa umat muslim sesungguhnya akan kuat jika kita semua dekat dengan Al-Quran🙂

Jangan sampai kawan kita melupakan Al-Qur’an apalagi sampai kita tidak mau mengikuti petunjuk yang jelas-jelas tertulis dalam Al-Qur’an, naudzubillah. Maka dari itu kawan sempatkanlah kita membaca Al-Qur’an meskipun satu ayat. Gak rugi kok kalo kita baca Al-Quran, kenapa sih kita harus malu ataupun yah terserah alasannya hingga kita lupa membaca Al-qur’an. Justru banyak manfaatnya loh kawan, dan kita dapat pahala dan yang utama adalah Al-qur’an bisa membawa syafaat buat kita dan keluarga kita. Nah sekarang kalian mau alasan apalagi kawan untuk tidak membaca?? Aku harap kita semua senantiasa selalu dekat dengan Al-qur’an ya kawan. Amiin

Wallahu’alam bissawab (والله أعلمُ بالـصـواب)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s