Model Bisnis: Sembilan Blok Bangunan

source: business model generation by Alexander Osterwald & Yves Pigneur

Model bisnis merupakan gambaran dasar pemikiran tentang bagaimana organisasi menciptakan, memberikan, dan menangkap nilai. Model bisnis ibarat cetak biru sebuah strategi yang diterapkan melalui struktur organisasi, proses, dan sistem. Dalam berbisnis diperlukan sebuah konsep model bisnis yang dapat dipahami oleh semua orang yang memfasilitasi deskripsi dan diskusi. Namun tantangan dalam hal konsep ini haruslah sederhana, relevan dan secara intuitif dapat dipahami dan tidak terlalu menyederhanakan kerumitan tentang bagaimana suatu usaha berfungsi.

Model bisnis ini dapat dijelaskan melalui sembilan blok bangunan dasar yang memperlihatkan cara berpikir bagaimana sebuah perusahaan menghasilkan uang. Kesembilan blok tersebut mencakup empat bidang utama dalam suatu bisnis, yaitu pelanggan, penawaran, infrastruktur, dan kelangsungan finansial. Berikut sembilan blok bisnis:

Customer Segments

Segmen pelanggan menggambarkan sekelompok orang atau organisasi berbeda yang ingin dijangkau atau dilayani oleh perusahaan. Pelanggan adalah inti dari semua model bisnis, tanpa pelanggan tidak ada perusahaan yang mampu bertahan lama. Suatu organisasi harus memutuskan segmen mana yang akan dilayani dan mana yang diabaikan. Kemudian barulah organisasi tersebut dapat merancang model bisnis dengan hati-hati dan dengan pemahaman yang tepat mengenai kebutuhan spesifik pelanggan.

Value Propositions

Proporsi nilai adalah alasan yang membuat pelanggan beralih dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Proporsi nilai  dapat memecahkan masalah pelanggan atau memuaskan kebutuhan pelanggan. Setiap proporsi nilai berisi gabungan dan/atau jasa tertentu yang melayani kebutuhan segmen pelanggan spesifik melalui paduan elemen-elemen berbeda. Dalam hal ini merupakan kesatuan atau gabungan manfaat yang ditawarkan perusahaan kepada pelanggan.

Channels

Saluran hal penting bagi perusahaan yaitu bagaimana sebuah perusahaan berkomunikasi dengan segmen pelanggan dan menjangkau mereka untuk memberikan proporsi nilai. Saluran menjalankan beberapa fungsi yaitu meningkatkan kesadaran pelanggan atas produk dan jasa perusahaan, membantu pelanggan mengecaluasi proporsi nilai perusahaan, memungkinkan pelanggan membeli produk dan jasa yang spesifik, memberikan proporsi nilai kepada pelanggan dan dukungan purnajual kepada pelanggan.

Customer Relationship

Sebuah perusahaan harus menjelaskan jenis hubungan yang ingin dibangunnya bersama segmen pelanggan. Hubungan dapat bervariasi mulai dari yang bersifat pribadi sampai otomatis. Hubungan pelanggan yang diterapkan dalam model bisnis suatu perusahaan sangat memengaruhi pengalaman pelanggan secara keseluruhan. Sebagai contoh, mulanya hubungan pelanggan operator jaringan seluler dipacu oleh strategi akuisisi yang meliputi telepon seluler gratis. ketika psar mulai jenuh, fokus operaot pun beralih pada mempertahankan pelanggan dan meningkatkan pendapatan rata-rata per pelanggan.

Revenue Streams

Jika pelanggan adalah inti dari model bisnis, arus pendapatan adalah urat nadinya.  Perusahaan haruslan memikirkan apakan masing-masing segmen pelanggan benar-benar bersedia untuk membayar. Jika pertanyaan terjawab perusahaan dapat menciptakan satu atau lebih arus pendapatan. Model bisnis menerapkan dua jenis arus pendapatan yaitu pendapatan transaksi yang dihasilkan dari satu kali pembayaran pelanggan, pendapatan berulang yang dihasilkan dari pembayaran berkelanjutan baik untuk memberikan proporsi nilai kepada pelanggan maupun menyediakan dukungan pelanggan pasca pembelian.

Key Resources

Setiap model bisnis perlu sumber daya utama yang memungkinkan perusahaan menciptakan dan menawarkan proporsi nilai, menjangkau pasar, mempertahankan hubungan dengan segmen pelanggan. Kebutuhan sumber daya utama berbeda-beda sesuai dengan jenis model bisnis. Sumber daya utama dapat berbentuk fisik, financial, intelektual, atau manusia.

Key Activities

Aktivitas kunci dalam model bisnis merupakan tindakan-tindakan terpenting yang harus diambil perusahaan agar dapat beroperasi dengan sukses. Aktivitas kunci juga diperlukan untuk menciptakan dan memberikan proporsi nilai, menjangkau pasar, mempertahankan hubungan pelanggan, dan memperoleh pendapatan. Aktivitas kunci ini tergantung pada jenis model bisnis suatu perusahaan. Seperti Microsoft aktvitas kunci mencakup pengembangan software.

Key Partnership

Kemitraan utama menggambarkan jaringan pemasok dan mitra yang membuat model bisnis dapat bekerja. Perusahaan membentuk kemitraan dengan berbagai alasan, dan kemitraan menjadi landasan dari berbagai model bisnis. Perusahaan menciptakan aliansi untuk mengoptimalkan model bisnis, mengurangi risiko atau memperoleh sumber daya manusia.

Cost Structure

Struktur biaya menjelaskan mengenai semua biaya yang dikeluarkan untuk mengoperasikan model bisnis. Menciptakan dan memberikan nilai, mempertahankan hubungan pelanggan, dan menghasilkan pendapatan menyebabkan timbulnya biaya. Perhitungan biaya semacam ini realtif lebih mudah apabila sumber daya utama, aktivitas kunci dan kemitraan utama telah ditentukan. Kendati demikian beberapa model bisnis lebih terpacu dalam hal biaya daripada model bisnis lain. Contohnya, maskapai “tanpa embel-embel” membangun model bisnis dengan struktur biaya rendah.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s