karena masa lalu

pernahkah kalian merasakan trauma yang sangat mendalam hingga ketika kau mengingatnya membuat dirimu ingin menghapus memori tersebut? Itulah yang kurasakan hingga kini, terhitung sudah 3 tahun trauma itu masih membekas pada diriku.

Kejadian itu menghampiriku tepat sebelum ujian nasional SMA. Entahlah, terkadang aku selalu berpikir apa penyebab itu semua namun tak pernah dapat kutemukan hanya berujung pada penyesalan dan penyesalan yang tak henti. Bahkan hingga aku memasuki dunia perkuliahan memori akan kejadian itu masih terkenang dan rasa takut pun selalu membayangiku. Sungguh aku tak pernah membayangkan hal seperti ini terjadi padaku, namun hal itu benar-benar terjadi dan bahkan orang tua ku pun tak mengetahui akan trauma dan rasa takut itu. Aku terlalu takut untuk berbicara dengan mereka, aku takut hal itu akan membuat rasa trauma ku bertambah.

Hingga 2 tahun pun berlalu, barulah aku menyadari sesuatu hal yang telah aku lupakan selama ini. Bahwa aku haruslah memaafkan diriku atas apa yang terjadi dan aku harus menerima bahwa kejadian itu telah menimpaku. Dua tahun aku baru menyadari itu semua, waktu yang lama bukan untuk menyadari hal itu?

Sungguh dahsyat kejadian tersebut dan sangat membekas di hatiku, bahkan hingga kini pun aku masih mengingatnya dengan jelas bagaimana awal permulaan hingga akhirnya. Sometimes, aku berpikir bahwa aku ingin mengunjungi psikolog untuk berkonsultasi dengan hal ini, karena aku terlalu takut dan terlalu takut untuk bercerita pada orang lain. Bahkan pada kejadian selama 2 tahun sebelum ku dapat menerima bahwa kejadian tersebut menimpa diriku, banyak kesalahan yang telah aku perbuat. Hingga kini pun kesalahan besar itu masih menimpa diriku. Aku selalu berpikir aku takut hingga aku menarik diri dari lingkungan sosial selama sebulan. Apakah ada orang yang seperti itu? Dengan sengaja tidak melakukan hal apa pun selama satu bulan, tidak berkomunikasi dengan siapapun, bahkan jika berkomunikasi pun hanyalah hal yang penting saja. Wasting time right? Selama sebulan hidup yang penuh dengan kesia-siaan belaka.

Dan itulah puncak dimana aku tak ingin terkekang dengan semua ini. Aku ingin kejadian ini hanyalah menjadi memori belaka, memori yang indah untuk dikenang. dan pada suatu pagi hari, aku menonton tayangan televisi yang bercerita tentang curahan hati seseorang dan disitulah aku baru menyadari satu hal yang paling penting yang aku lupakan yaitu bersyukur. Bersyukur ternyata adalah kunci agar hidup ini selalu tenang. so simple but it’s hard. Kenapa aku bisa berkata seperti itu, karena bersyukur hanya dapat dirasakan orang-orang yang benar-benar memahami makna bersyukur itu sendiri sama halnya dengan ikhlas. Dalam tayangan yang aku lihat tersebut, sang MC berkata “dengan adanya kejadian masa lalu yang menimpa anda justru yang membuat anda menjadi diri anda sekarang. Jadi bersyukurlah, bila kejadian itu tak menimpa anda mungkin anda tak akan menjadi diri anda yang sekarang. Ingat bahwa setiap orang akan di uji dengan cara yang berbeda dan anda pun di uji melalui hal ini, jadi bersyukurlah dengan apa yang ada”

Kalimat tersebut aku tak memahami sebelumnya hingga suatu tengah malam aku merenungi kejadian itu dan sontak terngiang kalimat presenter tersebut. Kini aku mulai menyadarinya kembali dan kurasa saat ini aku memasuki tahap selanjutnya dalam proses penyembuhan luka akibat trauma ku ini. Memang semua itu butuh proses dan waktu apa lagi dengan trauma dan luka yang aku rasakan tak mudah untuk dihilangkan. Babak baru diriku pun dimulai kembali dan semangatku pun kembali. Harapanku semangat yang ada di dalam diriku ini tak pernah hilang dan aku bisa naik ke tahapan selanjutnya. Karena aku percaya bahwa Allah akan selalu menguji umatnya sesuai dengan kemampuannya. Bila Tuhan saja percaya bahwa aku mampu melalui ujian ini, tentulah aku harus percaya. Dengan usaha dan doa yang tak pernah putus suatu hari nanti trauma dan luka yang ada dalam hatiku ini akan sembuh.

catatan harianku, Rina

saat tengah malam disudut kamar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s